kumpulan puisi

MATAHARI

Hari akan berganti baru

Langit kelam menjadi biru

Saat kuberpaling kemasa lalu

Kukira sudah tiada waktu

Namu tiada yang tahu

Saat ku bergegas mencari

Datanglah sang rembulan pagi

Menyinari dunia yang pana ini

Dengan cahaya terang berseri

Oh... Matahari dunia

Kau cahaya penerang alam

Kau membuatnya tak kelam

Untuk hidup yang lebih tentram

MALAM SERIBU BULAN

Engkau turunkan sang pedoman

Pedoman semua kehidupan

Dengan utusanmu tuhan

Dimalam seribu bulan

Engkau turunkan cahaya ciptaan

Dengan segenap izinmu

Kau berikan tugas mencari ilmu

Untuk kehidupan hamba-hambamu

Malam yang tak terlupakan

Disaat terangnya cahaya rembulan

Malam yang telah engkau sejahterakan

Hingga terbitnya penerang alam

PERTEMUAN TERAKHIR

Perasaanku menjadi jenuh

Saat engkau pergi menjauh

Tiada yang bisa membuatku luluh

Saat engkau mulai tak butuh

Tak banyak yang kuberi untukmu

Hanya ilmu tuk masa depanmu

Kuharap nanti dirimu

Kan dapat meraih citamu

Kini engkau telah pergi

Tak mencari jati diri

Entah kapan kau kembali

Mungkin 100 tahun lagi

HARI MATI SEMUA KEHIDUPAN

Sang insan bertebaran

Alam sini berhamburan

Kan kau masukan kedalam kematian

Dengan dua jalan

Kematian yang memuaskan

Dengan bekal amal kebaikan

Kematian yang menyengsarakan

Dengan berbekal amal kaburukan

Kau turunkan mereka

Pada api yang sangat panas

Hawiyah itulah neraka

Neraka yang melalap dengan ganas

YANG KU SAYANG

Setiap waktu wajah mu terbayang

Hingga anganku melayang

Ka yang ku sayang

Kan selalu ku kenang

Kau adalah temanku

Kau adalah sahabatku

Kau adalah orang tuaku

Kau juga jantung hatiku

Kau curahkan isi dijiwa

Kau berikan rasa bahagia

 Agar kau dan aku selalu bersama

Lewati rintangan dunia

Dalam suka maupun duka

SEIMBANGKAN HIDUPKU

Ketika kau pentingkan hidupmu

Kau lupakan saat kematianmu

Ketika kau ingat saat matimu

Kau lupakan tempat hidupmu

Jangan kau lakukan itu

Takan ada gunanya semua itu

Takan ada indahnya bagimu

Hanya sensara yang kau tuju

Seimbangkanlah kehidupanmu

Kejarlah dunia yang pana itu

Kejar pula akhiratmu

Dan janganlah kau berikan bebanmu

Tuhan pastikan kebaikanmu

Kan membawamu pada hidup baru

Dan tuhan pastikan keseimbangan itu

Kan membawamu pada surga baru

BURUNG MERPATI

Wahai burung merpati

Engkau terbang tinggi

Di angkasa yang sunyi

Dibawah sinar sang mentari

Tiba-tibalah kau jatuh saat itu

Saat engkau di tembak pemburu

Oh... kasihan burung merpatiku

Sayapmu luka hingga kau tak berderu

Mendekatlah engkau kemari

Hai sang burung merpati

Biar enkau kua obati

Luka yang telah menyayat hati

BERDO’A

Disetiap kesempatan

Saut siang dan malam

Ku berdo’a pada tuhan

Untuk memohon ampunan

Atas segala dosa dan kesalahan

Ibuku telah nasehati

Patuhlah pada sang ilahi

Yang telah memberi engkau rezeki

Dan hal yang takan terganti

Tauhilah larangan tuhan

Patuhilah perintah tuhan

Karena dia yang memberi kehidupan

Agar engkau disayang tuhan

AYAH

Secepat ini kau tinggalkan aku

Tanpa pamit lebih dahulu

Sedih ku mendengar itu

Dengan cerita yang telah berlalu

Ayah ...

Kau menangis dalam kesendirian

Meratapi sakit yang ku rasakan

Tiada lagi sosok idaman

Untuk ku jadikan panutan

Kini kau telah pergi

Tinggalkan ku sendiri

Pergi untuk mencari kehidupan yang lebih abadi

ORANG KAFIR

Dia yang telah memberimu makan

Dia yang telah memberimu minuman

Menghilangkan rasa lapar

Menghilangkan rasa dahaga

Dia memberimu kenikmatan

Untuk jauh dari rasa ketakutan

Dia memberimu kebahagiaan

Untuk jauh dari rasa sunyi

Dengan kebiasaanmu pergi

Di musim dingin dan musim semi

Mengapa tak kau syukuri

Nikmat yang ia beri

KAMPUNG RINDANG

Kampung ku rindang

Bunga mekar disetiap sudut pandang

Pohon tumbuh disetiap ladang

Kanan kiri jalan penuh tumbuhan

Tak ada sampah dijalanan

Tempat yang menjadi idaman

Untuk semua kehidupan

Aku senang...

Orang tuaku tenang ...

Orang sekampung pun menjadi lengang

Sungguh senang tinggal dikampung rindang

RAJA KEHIDUPAN

Engkau ciptakan langit dan bumi

Wahai engkau penguasa alam

Engkau ciptakan jagat raya ini

Wahai engkau tuhan seluruh kalam

Tiada yang lebih tinggi

Dari mu sang Ilahi

Tiada yang bisa menandingi

Kebesaranmu sampai kapan pun nanti

Kau berikan kehidupan bagi semua insan

Kau pun berikan kematian diakhir zaman

Oh... tuhan engkau lah raja kehidupan

Untuk semua keabadian

Karya :.........lela

nonoh

siti masitoh

sri mulyani

uki

Related Posts:

0 Response to "kumpulan puisi"

Post a Comment

1.silahkan berkomentar sesuai posting yang di bahas.
2.kritik dan saran komentar pada blog ini
terimakasih